Apa Itu Iot atau Internet of Things

Pernahkah Anda mendengar tentang IoT sebelumnya? Ya, IoT atau Internet of Things adalah salah satu penemuan terbaru di bidang teknologi saat ini. apa itu iot dan contohnya, Seperti diketahui, teknologi dari waktu ke waktu terus mengalami perkembangan yang signifikan.

Dapat dikatakan bahwa IoT merupakan pencapaian yang luar biasa dimana banyak produk teknologi yang memiliki keunggulan dalam fungsionalitas dan mendukung kinerja berbasis wireless atau nirkabel.

Tentunya dengan teknologi terkini, akan banyak kemudahan yang didapatkan manusia dalam menjalankan perannya dalam kehidupannya.

Definisi Singkat Internet of Things

Sebenarnya, apa itu Internet of Things atau IoT? Singkatnya, Internet of Things atau IoT yang merupakan sebuah konsep program di mana suatu objek yang akan memiliki kemampuan untuk dapat mengirimkan data melalui jaringan tanpa dengan bantuan manusia atau peralatan komputer.

Konsep ini mulai berkembang sejak munculnya teknologi internet dan perkembangan teknologi nirkabel dan sistem mikroelektromekanis atau MEMS.

Selain itu, IoT juga cukup sering disamakan dengan RFID sebagai metode komunikasi. Namun, Internet of Things juga menyertakan teknologi sensor terbaru yang tersedia seperti kode QR.

Salah satu contoh untuk penerapan Internet of Things di dalam kehidupan masyarakat adalah dengan munculnya ide smart city. Ide ini banyak bermunculan saat ini di beberapa negara maju seperti Jerman dan China.

Berbagai Elemen Internet of Things

Berbagai Elemen Internet of Things

Internet of Things memiliki beberapa elemen penting yang membentuk satu kesatuan.

Unsur-unsur yang dimaksud adalah sebagai berikut:

1. Kecerdasan Buatan

Salah satu elemen utama dalam IoT adalah kecerdasan buatan atau artificial intelligence. Dapat dikatakan bahwa teknologi AI adalah salah satu penemuan terpenting.

Dengan teknologi ini, mesin nantinya akan memiliki kemampuan ‘berpikir’ sehingga lahirlah konsep cerdas dalam sebuah teknologi.

AI akan bekerja dengan detail yang cukup rumit. Teknologi ini yang mengumpulkan berbagai data dan menginstal jaringan dan juga mengembangkan algoritma.

Dampak dari hal tersebut adalah mesin yang awalnya hanya dapat digunakan untuk menjalankan perintah dari pengguna saja, namun sekarang dapat melakukan aktivitas tanpa harus menunggu perintah dari pengguna.

2. Konektivitas

Elemen penting lainnya dalam IoT adalah konektivitas. Titik ini disebut sebagai link koneksi yang ada di berbagai jaringan.

Nah, di perangkat IoT, ada beberapa perangkat kecil yang setiap sistemnya yang akan terhubung ke jaringan. Konektivitas ini akan menciptakan kinerja yang lebih efisien.

3. Perangkat kecil

IoT juga merupakan awal dari perkembangan masif perangkat kecil.

4. Sensor

Elemen penting lainnya dalam IoT adalah sensor. Dapat dikatakan bahwa sensor adalah pembeda antara perangkat IoT dengan perangkat lainnya.

Nah, dengan adanya sensor, suatu alat akan dapat bekerja untuk mendefinisikan suatu alat. Dilihat dari poin – poin di atas, terlihat bahwa IoT memiliki beberapa elemen penting yang menyatu.

Cara Kerja IoT

Cara kerja internet of things adalah dengan menggunakan argumen dari algoritma bahasa pemrograman yang telah dikompilasi. Dimana, setiap argumen yang terbentuk akan menghasilkan suatu interaksi yang akan membantu perangkat keras atau mesin dalam menjalankan suatu fungsi atau pekerjaan.

Dengan demikian, mesin tidak memerlukan bantuan manusia lagi dan dapat dikendalikan secara otomatis. Faktor terpenting dalam jalannya program terletak pada jaringan internet yang merupakan penghubung antara sistem dan perangkat keras. Tugas utama manusia adalah menjadi supervisor untuk memantau setiap tindakan dan perilaku mesin saat bekerja.

Kendala terbesar dalam perkembangan Internet of things adalah dari segi sumber daya yang cukup mahal, serta penataan jaringan yang sangat kompleks. Biaya pengembangan juga masih terlalu mahal dan belum semua kota atau negara menggunakan IoT sebagai kebutuhan primernya.

Contoh IoT Atau Internet of Things

Banyak sekali contoh untuk penerapan IoT yang ada di dalam kehidupan sehari – hari yang sangat dekat tanpa dengan kita sadari. Berikut ini ada beberapa contoh untuk beberapa bidang yang telah menerapkan teknologi IoT.

1. Bidang Kesehatan

Contoh pertama internet of things di bidang kesehatan. IoT juga telah membuat terobosan yang baru dalam pengembangan mesin dan juga perangkat medis untuk mendukung kinerja tenaga medis menjadi lebih efektif dan tepat dan juga dapat mengurangi risiko kesalahan.

Salah satu contoh keberadaan IoT dalam dunia kesehatan adalah membantu dalam proses pencatatan data detak jantung, pengukuran kadar gula tubuh, pengecekan suhu tubuh dan lain sebagainya.

2. Medan energi

Di sektor energi, ada berbagai masalah yang muncul. Mulai dari polusi, limbah, dan berkurangnya pasokan sumber daya. Oleh karena itu, keberadaan IoT sendiri mampu mengurangi beberapa risiko tersebut. Misalnya, penerapan sensor cahaya mampu mengurangi penggunaan energi listrik.

Dengan sensor ini yang mampu untuk menangkap partikel cahaya, sehingga saat cahaya banyak, lampu akan mati. Namun, ketika tidak ada pasokan cahaya, lampu akan menyala secara otomatis.

contoh konkrit lain yang sering kita jumpai adalah pada smart TV yang sudah menerapkan IoT untuk metode pencarian channel yang disesuaikan dengan pilihan pengguna (user).

3. Transportasi

Teknologi cerdas juga sudah merambah bidang transportasi umum. Biasanya, Anda selalu mengendarai mobil sendiri sesuai dengan aturan dan keterampilan mengemudi yang telah Anda pelajari. Namun, tahukah Anda bahwa saat ini ada penemuan baru, di mana Anda dapat menjalankan mobil tanpa mengemudi sendiri.

Mobil dapat berjalan sendiri sesuai prosedur dan terprogram dengan baik. Jadi, Anda bisa merasakan sensasi seperti pada sistem autopilot di pesawat terbang. Tahap pengembangan kendaraan masih diujicobakan di beberapa negara maju.

Selain kendaraan, sistem lalu lintas juga termasuk dalam ruang lingkup internet of things. Dengan IoT, Anda dapat mengontrol berbagai sistem lalu lintas saat kondisi macet atau sepi. Dengan demikian, dapat mengurangi risiko kecelakaan dan pelanggaran lalu lintas yang terjadi.

4. Lingkungan Umum

Contoh terakhir dari internet of things adalah di bidang lingkungan umum. Dengan menggunakan teknologi IoT. Misalnya, melakukan penelitian tentang kualitas air membutuhkan sumber informasi yang akurat dan dapat diandalkan.

Dengan bantuan internet of things, Anda dapat mencari sumber data yang valid dan cepat. Dengan bantuan data besar, masalah terkait kecepatan transfer data dan pembacaan data dapat diatasi dengan baik.

Memang alokasi dana yang harus disiapkan juga sangat besar. Namun, hasil yang diperoleh juga semakin besar. Selain itu, juga dapat digunakan sebagai alat ukur aktivitas gunung berapi dan gempa bumi. Sehingga mampu memberikan prediksi atau perkiraan yang lebih akurat tentang terjadinya suatu bencana alam.

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk yang terus berinovasi untuk mengembangkan platform Internet of Things (IoT) di tanah air. Hal itu yang dilakukan dengan mengembangkan dua jalur, yaitu konektivitas Long Range Wide Area Network alias LoRaWAN dan juga platform Antares IoT.

LoRa adalah sistem komunikasi nirkabel untuk Internet of Things yang menawarkan komunikasi jarak jauh dan daya rendah. Efisiensi untuk penggunaan daya pada perangkat LoRa disebabkan oleh model komunikasi yang asynchronous, artinya sebuah node hanya akan berkomunikasi jika ada data yang akan dikirimkan.

Penerapan LoRa bervariasi dari berbagai bidang, misalnya untuk kota pintar. Dengan LoRa, sensor dapat berinteraksi secara langsung.

Berbicara lebih spesifik tentang LoRaWAN, LoRaWAN yang merupakan protokol jaringan untuk perangkat LoRa yang bersifat open source dan yang didukung oleh LoRa Alliance.

Teknologi ini memiliki keunggulan dalam menghemat baterai dan beroperasi pada frekuensi 920-923 MHz. LoRaWAN sendiri dapat memenuhi persyaratan IoT, seperti komunikasi dua arah, keamanan ujung ke ujung, mobilitas, dan layanan lokasi.